Laman

Rabu, 04 April 2012

Meniru Jejak Musa

Abubakar sangat ingin menemukan misteri kehidupan. Karena itu ia memutuskan untuk meniru kehidupan Musa.

Selama bertahun-tahun, ia mencoba untuk berperilaku seperti nabi Musa, walau demikian ia tak pernah mencapai hasil yang ia harapkan. Suatu malam, ia merasa begitu lelah, ia pun tertidur nyenyak.

Tuhan muncul dalam mimpinya:

"Mengapa kau begitu marah, anak-Ku?" Dia bertanya.

"Hari-hariku di bumi akan berakhir, dan saya masih sangat jauh dari seperti Musa," jawab Abubakar.

"Kalau aku perlu Musa yang lain, Aku sudah membuat dia," kata Tuhan. "Ketika kamu nanti menghadap Aku saat hari penghakiman, Aku tidak akan bertanya apakah kamu sudah berhasil menjadi seorang Musa yang baik, melainkan siapa dirimu. Jadi cobalah menjadi Abubakar yang baik."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar